PEMANFAAT KOMUNIKASI BISNIS DALAM
TI
Pada
kesempatan kali ini saya akan melakukan analisis terkait iklan E-Commerce
dengan pemanfaat komunikasi bisnis dalam teknologi informasi yang diterapkan
oleh perusahaan JD.ID. sebelumnya saya akan memaparkan profil perusahaan JD.id.
JD.id adalah perusahaan mal online (e-commerce) yang beroperasi di
Jakarta, Indonesia. JD.com adalah salah satu toko B2C online terbesar di China
secara jumlah transaksi, di mana JD.com adalah “rival terbesar Alibaba, sang
pemimpin pasar China. JD.ID mengemban misi ‘make the joy happen’ –menghadirkan
kebahagiaan- kepada seluruh pelanggan di Indonesia dengan memberikan layanan
andal, cepat, aman untuk memilih serangkaian produk-produk berkualitas asli
dengan harga yang kompetitif. Dengan memanfaatkan armada logistik miliknya
sendiri serta didukung oleh jaringan mitra di seluruh Indonesia, JD.ID dapat
menyediakan layanan antar yang cepat dan dapat diandalkan di seluruh wilayah
Indonesia. Dengan nilai-nilai kompetitifnya, JD.ID bertujuan untuk menjadi
perusahaan e-commerce yang paling populer dan terpercaya dengan terus-menerus
berupaya menghadirkan layanan dan beraneka ragam produk kepada seluruh penguna
dan pelanggannya di Indonesia.
JD.ID
pertama kali beroperasi di Indonesia pada November 2015 dan saat ini memiliki
12 kategori pilihan produk untuk dijual yang akan terus bertambah seiring
dengan perkembangan usahanya di Indonesia. Ragam kategori produknya bervariasi
mulai dari Ibu dan anak, smartphones, perangkat elektronik, hingga luxury.
Bisnis
JD.ID berkembang sangat pesat. Jumlah produk yang ditawarkan bertumbuh cepat
dari kurang dari 10.000 SKU pada tahun 2015 menjadi sekitar 100.000 SKU pada
akhir tahun 2016. JD.ID juga menyediakan jasa pengiriman yang menjangkau 365
kota di seluruh Indonesia dengan ribuan armada yang siap mengantarkan langsung
kepada para pelanggan JD.ID
Saya
akan melakukan analisis iklan perusahaan JD.id yang saya ambil contoh iklan dan
saya akses melalui https://www.youtube.com/watch?v=-pijhF5UzHY
. Di dalam iklan yang telah JD.id tawarkan kepada konsumen atau calon pembeli,
bahwa JD.id melakukan suatu promosi barang – barang yang mereka jual merupakan
barang yang asli atau Original dan bukan barang palsu atau barang tidak asli. Dalam
web resmi JD.id tertera jika melakukan pemesanan dan barang yang dipilih tidak
sesuai dengan pesanan dapat di kembalikan sesuai dengan kesepakatan konsumen,
ingin barang diganti baru atau jaminan uang kembali. Tetapi dalam promosi atau
pemasaran iklan produk JD.id memiliki beberapa kekurangan diantaranya adalah
tidak langsung dapat meyakinkan kepada masyarakat apakah barang yang mereka
jual asli (original) atau barang palsu? Karena meyakinkan masyarakat tidak bisa
secara instant. Dari pemanfaat teknologi, JD.id memanfaatkan teknologi ya ada
untuk melakukan suatu pemasaran jasa ataupun produk melalui beragam media
sosial seperti Youtube, Instagram, Twitter dan media sosial lainnya. Tidak hanya
melalui media sosial, JD.id juga memasarkan atau mempromosikan produk dan
jasanya melalui media televisi. Dengan berkembangnya teknologi, memasarkan
suatu barang ataupun jasa dapat memajukan bisnis yang sedang di jalankan, dan
pemasaran yang dilakukan dengan menggunakan pemanfaat teknologi informasi yang
ada dapat diterima masyarakat luas.
Terkait
dengan berbelanja melalui toko onlie, menurut saya, sangat efisien waktu,
banyaknya jumlah produk yang ditawarkan, dll. Tetapi dengan melakukan belanja
online, kita tidak dapat mengetahui secara langsung kualitas barang yang akan kita
pilih maka dapat dikatakan kekurangan belanja online. Dengan berbelanja online
kita dapat melakukan sistem pembayaran yang bermacam – macam, seperti Transfer
melalui ATM, Bayar Tunai, Menggunakan kartu Kredit, dll. dengan adanya jenis transaksi yang bermacam - macam, maka dapat memudahkan calon pembeli untuk melakukan transaksi pembayaran.
REFERENSI:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar