Selasa, 14 November 2017

TUGAS 3 KOMUNIKASI BISNIS (PEMANFAATAN KOMUNIKASI BISNIS DALAM TI)

PEMANFAAT KOMUNIKASI BISNIS DALAM TI

            Pada kesempatan kali ini saya akan melakukan analisis terkait iklan E-Commerce dengan pemanfaat komunikasi bisnis dalam teknologi informasi yang diterapkan oleh perusahaan JD.ID. sebelumnya saya akan memaparkan profil perusahaan JD.id. JD.id adalah perusahaan mal online (e-commerce) yang beroperasi di Jakarta, Indonesia. JD.com adalah salah satu toko B2C online terbesar di China secara jumlah transaksi, di mana JD.com adalah “rival terbesar Alibaba, sang pemimpin pasar China. JD.ID mengemban misi ‘make the joy happen’ –menghadirkan kebahagiaan- kepada seluruh pelanggan di Indonesia dengan memberikan layanan andal, cepat, aman untuk memilih serangkaian produk-produk berkualitas asli dengan harga yang kompetitif. Dengan memanfaatkan armada logistik miliknya sendiri serta didukung oleh jaringan mitra di seluruh Indonesia, JD.ID dapat menyediakan layanan antar yang cepat dan dapat diandalkan di seluruh wilayah Indonesia. Dengan nilai-nilai kompetitifnya, JD.ID bertujuan untuk menjadi perusahaan e-commerce yang paling populer dan terpercaya dengan terus-menerus berupaya menghadirkan layanan dan beraneka ragam produk kepada seluruh penguna dan pelanggannya di Indonesia.

JD.ID pertama kali beroperasi di Indonesia pada November 2015 dan saat ini memiliki 12 kategori pilihan produk untuk dijual yang akan terus bertambah seiring dengan perkembangan usahanya di Indonesia. Ragam kategori produknya bervariasi mulai dari Ibu dan anak, smartphones, perangkat elektronik, hingga luxury.

Bisnis JD.ID berkembang sangat pesat. Jumlah produk yang ditawarkan bertumbuh cepat dari kurang dari 10.000 SKU pada tahun 2015 menjadi sekitar 100.000 SKU pada akhir tahun 2016. JD.ID juga menyediakan jasa pengiriman yang menjangkau 365 kota di seluruh Indonesia dengan ribuan armada yang siap mengantarkan langsung kepada para pelanggan JD.ID

Saya akan melakukan analisis iklan perusahaan JD.id yang saya ambil contoh iklan dan saya akses melalui https://www.youtube.com/watch?v=-pijhF5UzHY . Di dalam iklan yang telah JD.id tawarkan kepada konsumen atau calon pembeli, bahwa JD.id melakukan suatu promosi barang – barang yang mereka jual merupakan barang yang asli atau Original dan bukan barang palsu atau barang tidak asli. Dalam web resmi JD.id tertera jika melakukan pemesanan dan barang yang dipilih tidak sesuai dengan pesanan dapat di kembalikan sesuai dengan kesepakatan konsumen, ingin barang diganti baru atau jaminan uang kembali. Tetapi dalam promosi atau pemasaran iklan produk JD.id memiliki beberapa kekurangan diantaranya adalah tidak langsung dapat meyakinkan kepada masyarakat apakah barang yang mereka jual asli (original) atau barang palsu? Karena meyakinkan masyarakat tidak bisa secara instant. Dari pemanfaat teknologi, JD.id memanfaatkan teknologi ya ada untuk melakukan suatu pemasaran jasa ataupun produk melalui beragam media sosial seperti Youtube, Instagram, Twitter dan media sosial lainnya. Tidak hanya melalui media sosial, JD.id juga memasarkan atau mempromosikan produk dan jasanya melalui media televisi. Dengan berkembangnya teknologi, memasarkan suatu barang ataupun jasa dapat memajukan bisnis yang sedang di jalankan, dan pemasaran yang dilakukan dengan menggunakan pemanfaat teknologi informasi yang ada dapat diterima masyarakat luas.

Terkait dengan berbelanja melalui toko onlie, menurut saya, sangat efisien waktu, banyaknya jumlah produk yang ditawarkan, dll. Tetapi dengan melakukan belanja online, kita tidak dapat mengetahui secara langsung kualitas barang yang akan kita pilih maka dapat dikatakan kekurangan belanja online. Dengan berbelanja online kita dapat melakukan sistem pembayaran yang bermacam – macam, seperti Transfer melalui ATM, Bayar Tunai, Menggunakan kartu Kredit, dll. dengan adanya jenis transaksi yang bermacam - macam, maka dapat memudahkan calon pembeli untuk melakukan transaksi pembayaran.



REFERENSI:

Tidak ada komentar:

Posting Komentar